Sukses

Mahfud Md Dialog Bareng Warga NTT se-Jabodetabek, Bahas Kesejahteraan di Wilayah Timur Indonesia

Dalam forum tersebut, Mahfud membahas soal belum meratanya pembangunan dan kesejahteraan bagi warga yang tinggal di bagian timur Indonesia seperti NTT. Dia menyebut, NTT mempunyai hak yang sama atas pembangunan, kesejahteraan, dan kemajuan.

Liputan6.com, Jakarta - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut tiga Mahfud Md menghadiri acara dialog diaspora bersama warga Nusa Tenggara Timur (NTT) se-Jabodetabek yang mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Dia juga menyerap aspirasi dari relawan yang hadir.

"Saya akan menampung seluruh pertanyaan dan pernyataan yang nantinya akan menjadi dokumen yang saya miliki baik sebagai Menko Polhukam maupun sebagai bahan saya untuk debat, diskusi di dalam cawapres," kata Mahfud di Rumah Aspirasi Ganjar-Mahfud, Jalan Diponegoro 72, Jakarta Pusat pada Selasa (19/12/2023),

Pada kesempatan ini, Mahfud juga membahas soal belum meratanya pembangunan dan kesejahteraan bagi warga yang tinggal di bagian timur Indonesia seperti NTT. Dia menyebut, NTT mempunyai hak yang sama atas pembangunan, kesejahteraan, dan kemajuan.

"Perbedaan lokasi geografis, perbedaan suku dan budaya tidak boleh melahirkan akses terhadap pembangunan dan kesejahteraan. Namun demikian harus diakui kondisi kita saat ini belum mencerminkan kesetaraan dan pemerataan antar wilayah," terang Mahfud.

Mahfud mencontohkan pada aspek ekonomi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi 80 persennya disumbang oleh wilayah barat Indonesia.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Pertumbuhan Ekonomi dari Indonesia Timur Hanya 20 Persen

Hanya sekitar 20 persen pertumbuhan ekonomi yang bersumber dari wilayah Indonesia bagian timur.

"Inilah yang mengakibatkan beberapa wilayah masih ada kondisi di bawah rata-rata nasional. Salah satunya adalah provinsi Nusa Tenggara Timur. Ini ke depan tentu harus diubah," kata dia.

Dia mengatakan, ke depan kondisi ini harus diubah. Caranya, kata Mahfud, dengan memperkuat infrastruktur yang pembangunannya memperhatikan kondisi wilayah serta meningkatkan kualitas manusia.

"Sehingga dapat mendapatkan pelaku ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan," kata dia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.