Sukses

Waspada, Wilayah di Banyuwangi Ini Rawan Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Masyarakat di sejumlah wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, perlu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir longsor hingga angin kencang, mengingat kondisi curah hujan yang mulai tinggi

Liputan6.com, Banyuwangi - Masyarakat di sejumlah wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, perlu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir longsor hingga angin kencang,  mengingat kondisi curah hujan yang mulai tinggi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Banyuwangi, Danang Hartanto mengatakan, seperti daerah rawan di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran yang sempat diterjang banjir beberapa hari lalu hingga menyebabkan jembatan hanyut terbawa arus langsung.

Selain Sukamade, BPBD Banyuwangi juga memetakan daerah rawan lainnya seperti wilayah Giri, Glagah, Kalibaru dan Pusat Kota Banyuwangi.

“Kita telah berkoordinasi dengan SKPD terkait di Banyuwangi seperti Dinas PU Pengairan dan Dinas PU CKPP untuk memperlancar daerah aliran sungai dan gorong-gorong yang tersumbat,” kata Danang  Minggu (8/12/2024).

BPBD terus bersiaga menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada Januari-Februari mendatang. Selain potensi banjir, Danang juga mengimbau kepada warga yang bermukim di kawasan dataran tinggi agar lebih waspada adanya potensi tanah longsor.

“Selain itu kami sudah menyiapkan personel untuk mengatasi pohon tumbang jika sewaktu-waktu terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, menurut peta prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) potensi banjir pada bulan Desember 2024, beberapa daerah di Provinsi Jatim memiliki potensi rawan banjir tingkat rendah hingga tinggi.

 

Simak Video Pilihan Ini:

2 dari 2 halaman

Kecamaatan Giri dan Genteng Masuk Potensi Rawan Banjir Menengah

“Untuk di Banyuwangi sendiri, saat dalam masa musim penghujan memiliki potensi rawan banjir tingkat rendah hingga menengah,” ujar Prakirawan BMKG Kelas III Banyuwangi, I Gede Agus Purbawa.

Telah diklasifikasikan, terdapat sejumlah wilayah dengan potensi tingkat rawan banjir menengah yakni seperti di wilayah Kecamatan Bangorejo, Cluring, Gambiran, Genteng, Giri, Glagah, Licin, Glenmore, Kalibaru, Banyuwangi, Kalipuro, Pesanggaran, Tegaldlimo, Sempu, Siliragung, Singojuruh, Songgon, Srono, Tegalsari, dan sebagian Wongsorejo.

Sedangkan potensi tingkat rawan banjir rendah terdapat di kecamatan Bangorejo, Blimbingsari, Kabat, Rogojampi, Muncar, Purwoharjo dan sebagian Wongsorejo.