Liputan6.com, Jakarta - PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menandatangani perjanjian fasilitas kredit pada 21 Januari 2022.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) ditulis, Rabu (26/1/2022), perjanjian fasilitas perbankan yang diperoleh PTMitrabahtera Segara Sejati Tbk antara lain fasilitas kredit investasi maksimal Rp 200 miliar untuk jangka waktu lima tahun sejak penarikan pertama tanpa grace periode.
Baca Juga
Selain itu, fasilitas kredit lokal atau rekening koran senilai Rp 70 miliar untuk jangka waktu satu tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian fasilitas perbankan.
Advertisement
“Perjanjian fasilitas perbankan ini disertai dengan pemberian jaminan hipotik atas kapal-kapal milik perseroan kepada bank yang terdiri dari kapal tongkang dan kapal tunda,” tulis perseroan.
Selain itu, PT Galley Adhika Arnawarna selaku pemegang saham mayoritas Mitrabahtera Segara Sejatijuga memberikan jaminan penanggungan perusahaan kepada bank untuk pelaksanaan perjanjian fasilitas perbankan.
“Dengan ditandatangani perjanjian fasilitas perbankan ini, perseroan mendapatkan fasilitas perbankan dengan bunga yang kompetitif untuk keperluan investasi perseroan dan akan berdampak positif untuk kelangsungan usaha perseroan,” tulis perseroan.
* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Gerak Saham MBSS
Pada penutupan perdagangan Selasa, 25 Januari 2022, saham MBSS merosot 6,99 persen ke posisi Rp 865 per saham. Saham MBSS dibuka stagnan Rp 930 per saham.
Saham MBSS berada di level tertinggi Rp 930 dan terendah Rp 865 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.208 kali dengan volume perdagangan 61.752. Nilai transaksi Rp 6,4 miliar.
Advertisement