Liputan6.com, Jakarta Kejadian jatuhnya pesawat Malaysia Airlines tidak membuat Ersa Mayori takut untuk menggunakan jasa transportasi udara jika hendak berpergian.
"Setiap ada pesawat jatuh cukup buat saya ngilu, tapi bukan berarti takut ya," ucapnya saat menghadiri acara buka puasa bersama di Kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2014).
Baca Juga
Menurut Ersa kecelakaan adalah sebuah takdir dan tidak bisa dihindari. "Jangankan naik pesawat, kalau sudah waktunya apapun bisa terjadi, jadi lebih berserah diri saja," tambahnya.
Advertisement
Ersa Mayori juga mengutarakan bahwa potensi kecelakaan di udara sangat kecil. "Kecelakaan mobil juga lebih banyak, tapi kalau pesawat, sekalinya kecelakaan makan korbannya banyak dan kemungkinan selamat sangat kecil," tambahnya.
Wanita kelahiran Jakarta yang berusia 35 tahun tersebut berharap agar kasus Jatuhnya pesawat Malaysia Airlines cepat diselesaikan oleh pihak yang berwenang. "Kalau kemarin kan tertembak, tetapi belum tahu kenapa ini, kenapa itu, dan itu satu hal yang harus dicari tahu," harapnya.
Namun demikian Ersa Mayori mengungkapkan rasa bela sungkawa terhadap keluarga korban. "Saya prihatin benar-benar ini kejadian yang sedih, mudah-mudahan keluarga korban bisa tabah," tuturnya.