Liputan6.com, Jakarta Tahun 2018, diawali Taylor Swift dengan kabar tak sedap. Fans setia Taylor Swift yang disebut Swifties mengungkapkan kekesalan mereka terhadap konser sang idola.
Baca Juga
Advertisement
Menandai album Reputation, Taylor Swift menggelar konser di Amerika Utara. Taylor Swift dijadwalkan memanaskan panggung, dimulai 3 Mei 2018 di New Jersey, Amerika Serikat.
Konser Taylor Swift itu mendapatkan sambutan meriah dari penggemar setianya. Namun, harga tiket dianggap tak masuk akal, lebih mahal dibandingkan harga tiket konser Taylor Swift sebelumnya, diwartakan The New York Post, Selasa (2/1/2018).
Reaksi Fans
Saat Taylor Swift menggelar konser 1989, harga tiket hanya US$ 150 atau sekitar Rp 2 juta. Sekarang, untuk kursi yang sama, fans harus membayar US$ 500 atau sekitar Rp 6,7 juta.
"Aku tak menyangka, sekarang harga tiket konser Taylor Swift melonjak. Dulu aku hanya menghabiskan sekitar US$ 100. Kini, di tempat yang sama jadi US$ 500," tulis Swiftiesloves.
Akibatnya, tiket konser Taylor Swift tak langsung diserbu fans. Beberapa dari mereka berpikir ulang untuk menyaksikan konser Taylor Swift, karena harga tiketnya yang dianggap terlalu mahal.
Advertisement
Penjualan Lesu
Seorang sumber dari penjualan tiket menyebutkan, tiket konser Taylor Swift pun masih banyak yang belum dibeli fans. Bahkan, tersisa ratusan lembar tiket dalam konser "Reputation".
"Jika dibandingkan sebelumnya, tiket konser Taylor Swift laris manis, terjual hanya dalam hitungan menit," ungkap seorang sumber.
"Kini, tersisa banyak tiket yang tak laku terjual. Dalam setiap konser, bisa sampai ratusan lembar. Sungguh bencana," kata sumber tersebut lagi.