Liputan6.com, Los Angeles - Sudah jadi rahasia publik bahwa dua bintang waralaba Fast and Furious, Vin Diesel dan Dwayne Johnson, tak akur. Dalam wawancara dengan Vanity Fair edisi November, pemeran Luke Hobbs ini buka-bukaan soal hal tersebut.
Sedikit mengilas balik, isu ini mulai merebak, awalnya dari sebuah unggahan yang dikirimkam Dwayne Johnson pada Agustus 2016.
"Rekan aktrisku selalu hebat, aku senang sekali dengan mereka. Tapi rekan aktorku lain cerita," tulis bintang yang juga dikenal dengan nama panggung The Rock, diwartakan E! News, Rabu (13/10/2021).
Advertisement
Baca Juga
Â
Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Badai Api
Ia mengatakan sebagian rekan aktornya bersifat profesional, dan yang lain kebalikannya, bahkan pengecut. Dwayne Johnson mengatakan bahwa ada bagian film, di mana ia tak perlu berakting, dan ia merasa benar-benar marah.
Dari sinilah isu panasnya hubungan Vin Diesel dan Dwayne Johnson bermula.
"Itu menyebabkan badai api," kata Dwayne Johnson dalam wawancara dengan Vanity Fair, soal unggahannya.
Advertisement
Dapat Ucapan Terima Kasih dari Kru
Setelah unggahan itu dipublikasikan, Dwayne Johnson menyebut para kru film banyak yang mengucap terima kasih kepadanya. Namun, kini ia menyesal telah mengumbar emosinya di media sosial.
"Itu bukan hariku yang paling baik, saat membagikan hal itu. Aku tak seharusnya membagikan hal itu. Ini berlawanan dengan DNA-ku," ujarnya.
Seharusnya Tak Dipublikasikan
Pria 49 tahun ini merasa publik memang tak seharusnya mengetahui hal ini. Namun unggahannya 100 persen berisi kejujuran.
"Aku benar-benar mengatakan apa yang kurasakan. Tapi mengekspresikannya secara publik, bukan hal yang benar," kata dia.
Advertisement
Kutub yang Berseberangan
Sebelumnya, dalam wawancara dengan Rolling Stones pada 2018, Dwayne Johnson menyebut ada pertemuan dengan Vin Diesel untuk membicarakan masalah ini.
"Aku enggak bilang ini adalah pertemuan yang damai. Ini adalah pertemuan untuk menjernihkan. Kami berbicara dengan baik, dan dari situ jelas bahwa kami adalah dua kutub yang berseberangan," tuturnya.