Liputan6.com, Jakarta Erina Gudono akan menjalani tatacara adat Midodareni di rumahnya, di Sleman, Yogyakarta, pada 9 Desember 2022. Sejumlah persiapan dilakukan termasuk penempatan CCTV atau kamera pengawas di sekitar rumahnya.
Kabar yang beredar di kalangan jurnalis menyebut, sejumlah CCTV ditempatkan di 13 titik di sekitar kediaman calon istri Kaesang Pangarep mengingat Presiden Jokowi dan Ibu Negara dijadwalkan hadir dalam midodareni.
“CCTV? Saya rasa dengan posisinya begini, yang akan hadir itu kan termasuk orang VVIP,” kata perwakilan wedding organizer pernikahan Kaesang dan Erina, Dani Wigung, terkait kedatangan RI-1 dan Iriana Jokowi.
Advertisement
Baca Juga
3 Pantangan Pernikahan Kaesang Pangarep di Pura Mangkunegaran, Termasuk Tak Boleh Membelakangi Singgasana Raja
Erina Gudono Gelar Prosesi Midodareni di Yogyakarta, Hanya Undang 150 Tamu dan Wajib Scan Barcode
Bocoran Aneka Bunga di Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, dari Anggrek hingga Casablanca
Pemasangan CCTV di belasan titik bukan untuk gaya-gayaan, melainkan bagian dari protokol tetap atau protap pengamanan RI-1. Diharapkan, rangkaian tatacara di kediaman keluarga Erina Gudono berjalan aman dan lancar.
Secara Protokoler
“Secara protokoler, (pemasangan) CCTV itu sudah pasti akan menjadi pantauan dari pengamanan. Bagian dari protap pengamanan seperti itu,” Dani Wigung menambahkan.
Melansir dari video klarifikasi di kanal YouTube Berita Surakarta, Sabtu (3/12/2022), ia membantah kabar yang menyebut keluarga Erina Gudonolah yang meminta pemasangan CCTV di belasan titik.
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Advertisement
Bukan Permintaan Keluarga Erina
“(Pemasangan) CCTV itu bukan permintaan dari keluarga. Memang bagian dari pengamanan protap, RI-1 untuk hadir itu,” ujarnya. Presiden Jokowi dan Iriana hadir dalam kapasitas sebagai besan.
Namun, saat ini jabatan Presiden RI dan Ibu Negara tetap melekat pada diri Jokowi serta Iriana hingga masa pengabdian selesai. Karenanya, protap pengamanan kelas VVIP diterapkan.
Barcode untuk Tamu
“Pak Presiden kan besan tetapi melekat dengan posisinya sebagai Presiden, enggak bisa lepas dari sana,” Dani Wigung membeberkan seraya menyebut, jumlah tamu undangan Midodareni sangat terbatas, tak lebih dari 150 orang.
Para tamu yang hadir dibekali barcode atau kode batang yang wajib dipindai saat memasuki lokasi acara. “Itu hanya keluarga dan kedua keluarga besar nanti di saat midodareni,” pungkasnya.
Advertisement