:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5175813/original/014649200_1743051109-Artboard_1_copy_200x-100.jpg)
Informasi Profil
- NamaLukas Enembe
- Tempat lahirTolikara, Papua, Indonesia
- Tanggal lahir27 Juli 1967
- ProfesiGubernur Papua
- WakilKlemen Tinal
- Mulai Menjabat9 April 2013
Sidang Isbat 2025
Berita Terkini
Lihat SemuaKorban Tewas Gempa Myanmar-Thailand Melonjak Jadi 1.654 Orang
Telah dibaca 28 kaliPersiapkan Mudik Lebaran 2025! Ini Deretan Aplikasi iOS yang Wajib Anda Unduh
Telah dibaca 56 kaliPos Pelayanan Lebaran di Kota Malang Sediakan Cek Kesehatan Gratis
Telah dibaca 63 kaliHaico Bintangi Series Theo & Ruza yang di Adaptasi Cerita Wattpad
Telah dibaca 56 kaliCara Mengatasi Kolik pada Bayi: Panduan Lengkap untuk Orangtua
Telah dibaca 21 kaliCara Mengatasi Tangan Wedangen, Solusi Efektif untuk Rasa Panas Akibat Cabai
Telah dibaca 70 kaliCara Mengecek Saldo ATM BRI dengan Mudah dan Praktis
Telah dibaca 70 kaliHasil MotoGP Amerika 2025: Marc Marquez Tidak Terkejar di FP2
Telah dibaca 63 kaliCara Mengecek Windows di Laptop dengan Mudah dan Cepat
Telah dibaca 77 kaliCara Mengecek NIK KTP dengan Mudah dan Cepat
Telah dibaca 35 kaliGempa Myanmar, Sederet Negara Beri Bantuan Internasional
Telah dibaca 84 kaliCara Mengecek Nomor Telepon dengan Mudah dan Akurat
Telah dibaca 63 kaliCara Mengedit PDF di HP dengan Mudah dan Praktis
Telah dibaca 70 kaliCara Mengembalikan Akun Google yang Dihapus Permanen, Ini Langkah-Langkahnya
Telah dibaca 84 kali
Lukas Enembe, S.IP, M.H. (27 Juli 1967) adalah gubernur Papua, Indonesia. Gubernur yang mulai menjabat tanggal 9 April 2013 ini diwakili oleh Klemen Tinal dan menggantikan Constant Karma sebagai gubernur sebelumnya. Politikus yang diusung partai Demokrat ini diangkat pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain menjabat sebagai gubernur Papua, lelaki lulusan Universitas Sam Ratulangi ini memiliki riwayat jabatan sebagai Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Puncak Jaya.
NDiintimidasi Karena Dana Otsus
Gubernur Papua, Lukas Enembe, mengancam akan mengembalikan dana otonomi khusus ke pemerintah pusat. Karena gara-gara dana itu, pihaknya selalu dicurigai dan merasa diintimidasi.
"Dana otsus itu kecil, lebih baik kita kembalikan saja. Dana otsus itu tak mampu membiayai pembangunan di Papua. Bayangkan saja Rp 100 miliar hanya mampu untuk membiayai pembangunan dua jembatan di wilayah Pegunungan Tengah Papua," kata Lukas, Rabu (17/2). Padahal, menurut Enembe, dalam kepemimpinannya yang hampir berjalan 3 tahun ini, alokasi dana otsus 80% dikelola kabupaten dan 20% dikelola oleh provinsi.
Dukung Perpanjangan Kontrak Freeport
Gubernur Papua Lukas Enembe mengunjungi tambang bawah tanah di areal PT Freeport Indonesia. Tak hanya itu, orang nomor satu di Papua ini juga mengunjungi pabrik pengolahan konsentrat di mile 74.
Dalam kunjungannya tersebut, Lukas yang ditemani oleh Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin disambut sumringah para karyawan perusahaan tambang itu. Foto bersama dan obrolan singkat Lukas dengan para karyawan mewarnai kunjungannya itu.
"Kami seperti mendapatkan angin segar dan semangat energi baru. Ini kunjungan beliau pertama dan kami senang Pak Gubernur mau melihat dari dekat pekerjaan kami ini," kata Roy, salah satu karyawan di tambang bawah tanah, Rabu 2 Desember 2015