:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5176630/original/022817700_1743127220-Nathalie_Holscher_0.jpg)
Informasi Umum
- PengertianPerombakan kabinet adalah suatu peristiwa di mana kepala pemerintahan memutar atau mengganti komposisi menteri dalam kabinetnya. Biasanya perombakan kabinet dilakukan dengan memindahkan seorang menteri dari satu posisi ke posisi yang lain.
Ridwan Kamil
Berita Terkini
Lihat SemuaCara Bersihkan Pintu Kulkas agar Bersih Seperti Baru, Andalkan 2 Bahan Saja
Telah dibaca 0 kali50 Excel Trik Terbaik untuk Meningkatkan Produktivitas Anda
Telah dibaca 0 kali5 Film Menginspirasi tentang Maaf, Rekonsiliasi yang Penuh Emosi
Telah dibaca 0 kaliPanduan Lengkap Tips dan Trik Mendesain Logo yang Efektif
Telah dibaca 0 kaliHarga Cabai Rawit Sentuh Rp 100.000 per Kg Hari Ini 28 Maret 2025
Telah dibaca 0 kali350 Ucapan Lebaran ke Teman yang Menyentuh dan Berkesan
Telah dibaca 0 kaliNyepi 2025: Makna Keheningan di Tengah Kehidupan
Telah dibaca 0 kaliPotret Tengku Firmansyah di Rogers Stadium, Dukung Langsung Edmonton Oilers
Telah dibaca 0 kali
Reshuffle biasanya digunakan untuk menjelaskan pergantian kabinet dalam pemerintahan. Namun, reshuffle juga bisa digunakan untuk penyusunan kembali setumpuk kartu.
Reshuffle kabinet adalah perombakan pos pejabat seperti para menteri. Pergantian para menteri ini bisa bersifat kecil-kecilan atau besar-besaran.
Tujuan Reshuffle Kabinet
1. Penyegaran dalam kabinet
Reshuffle betujuan untuk penyegaran dalam kabinet, biasanya sosok baru dan muda bakal dijadikan menteri, dan biasanya reshuffle seperti ini dilakukan oleh pemerintahan yang kurang populer.
2. Pergantian kebijakan
Jika kebijakan atau prioritas pemerintah berubah, biasanya reshuffle para menteri bakal dilakukan, untuk mengikuti perubahan tersebut.
3. Manajemen partai dan kabinet
Biasanya seorang presiden ataupun pemimpin bisa memberikan reward, membangun aliansi, dengan memberikan fraksi dalam partai menjadi menteri atau pejabat dalam pemerintahan.
4. Kinerja
Mengevaluasi kinerja menteri dalam pemerintahan adalah tujuan dari reshuffle kabinet. Menteri yang memiliki prestasi baik, bakal mendapat tanggung jawab yang besar.
5. Kejadian di luar kendali
Pemimpin bisa melakukan reshuffle kabinet jika ada situasi yang tidak bisa dikendalikan pemerintah, seperti menteri tiba-tiba sakit sehingga sang menteri tidak bisa bekerja, ataupun sang menteri meninggal dunia.