:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5140929/original/055910200_1740286807-ets2_hq_ETS262aaab006b76fd2f_640x360-00102.jpg)
Informasi Pribadi
- Tempat LahirPematang Siantar, Indonesia
- Tanggal Lahir17 November 1950
- MeninggalJakarta, 25 Agustus 2016 (umur 65)
- KebangsaanIndonesia
- PekerjaanAktor, Penyanyi
- AgamaKristen
retret kepala daerah
Berita Terkini
Lihat Semua10 Hewan dengan Bahaya Mematikan, Tak Disangka Siput Salah Satunya
Telah dibaca 168 kaliMengintip Ubahan Hyundai Staria Facelift yang Debut di IIMS 2025
Telah dibaca 0 kali11 Negara Ini Janji Sepenuhnya Terapkan Sanksi DK PBB terhadap Korea Utara
Telah dibaca 0 kaliFokus Pagi : Asrama Tentara di Kesdam XIV/Hasanuddin Makassar Terbakar
Telah dibaca 0 kaliMengenal Arti Kata 'Ndasmu' dari ChatGPT, Meta AI, dan Deepseek
Telah dibaca 0 kaliMerlawu, Tradisi Warisan Budaya untuk Menyambut Ramadan
Telah dibaca 0 kaliBukan Sekadar Tipis! Oppo Find N5 Mampu Menahan Beban hingga 50kg
Telah dibaca 0 kaliKerap Buang Peluang, Manajer Liverpool Tantang Darwin Nunez untuk Bangkit
Telah dibaca 0 kali
Eddy Silitonga merupakan seorang anak ke empat dari sebelas saudara lainnya. Ia lahir di Pematang Siantar, Indonesia pada 17 November 1950. Eddy tenar di tahun 1976 dengan singlenya yang berjudul Biarlah Sendiri. Ia juga terkenal dengan suara melengkingnya. Eddy merantau ke Jakarta pada tahun 1968, dengan tujuan untuk mengubah hidupnya. Sebelum kesuksesaannya melejit, ia sempat mengalami hidup dengan perjuangan keras. Eddy menjuarai Bintang Radio di tahun 1975. Dengan ciri membawakan lagu khas daerah. Di tahun 1983, Eddy meraih juara 1 Lomba Lagu Minang Populer yang dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki (TIM). Pada tahun 1976 sampai 1979 merupakan puncak kejayaan bagi Eddy, sampai akhirnya ia membuat Eddy's Group dan ia juga bergabung dengan Paguyuban Artis Jakarta Selatan (PARSEL). Selain kesuksesaannya di dunia tarik suara, Eddy juga menjadi pebisnis pest-control, dan perusahaan pembasmi serangga.
Eddy Silitonga Menutup Usia
Dini hari kamis, 25 Agustus 2016 pukul 00.05 dikabarkan mendiang penyanyi yang memiliki suara melengking telah menutup usianya. Eddy Silitonga menutup usia di usia 65 tahun. Ia meninggal di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Dikabarkan bahwa Eddy Silitonga mengidap penyakit diabetes dan penyakit jantung. Sebelum menutup usia, Eddy dirawat di rumah sakit sekitar dua minggu. Hal ini juga diungkapkan oleh anak Eddy yang bernama Marco. Keluarga Eddy sempat kesal dengan adanya berita rumor kepergian Eddy dua pekan lalu dikabarkan Eddy telah meninggal oleh wartawan. Penyanyi pop senior ini sempat membaik saat di rumah sakit selama perawatan, namun takdir berkata lain. Tanggal 25 Agustus 2016, penyanyi senior Indonesia ini telah menutup usianya. Jasad Eddy akan dimakamkan di TPU Kampung Kandang Ciganjur, Jakarta Selatan.